SOAL XI TKJ 2

Soal : Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Yang Tersambung Jaringan

Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Yang Tersambung Jaringan
  1. Sebutkan peralatan vital yang harus dimiliki untuk membangun sebuah jaringan beserta fungsinya masing-masing dalam jaringan tersebut!
  2. Sebutkan dan jelaskan topologi fisik jaringan yang ada minimal 2 buah serta keuntungan dan kerugiannya!
  3. Dalam Jaringan apakah perlu dilakukan perawatan? Kalau perlu berapa jangka waktu perawatannya? Mengapa harus dilakukan perawatan? Pada bagian apa saja?
  4. Apakah ada kesamaan dan perbedaan fungsi antara HUB, Repeater, Bridge, dan Router dalam jaringan?
  5. Apa yang dimaksud dengan protokol dalam jaringan IPX dan TCP/IP?
  6. Apa yang dimaksud dengan jaringan peer to peer dan peer to server (client server) apa keuntungan dari masing-masing ?
  7. Bagaimana penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan topologi Bus dan pengaruhnya terhadap dengan topologi tersebut.
  8. Bagaimana penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan topologi Star dan pengaruhnya terhadap sistem jaringan tersebut.
  9. Menurut anda lebih mudah pengisolasian pada jaringan pada topologi star atau topologi Bus? Apa kemudahannya?
  10. Pada saat isolasi permasalahan secara software hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan? Mengapa?

jawaban : 
  1.  1. komputer server —-> sebagai pusat data sebagai pintu masuk ke dalam sistem jaringan dan berisikan daftar user yang di perbolehkan masuk ke server atau ke dalam sistem jaringan tersebut.
    2. kompoter work station —-> berfungsi memanfaatkan jaringan utk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau komputer tersebut dengan server.
    3. hub/switch —-> berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (network card)
  2. 1. TOPOLOGI START
        Topologi strart merupakan topologi yang masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan komputer secara keseluruhan.

    Keuntungan menggunakan topologi star yaitu:
    a.Fleksibelitas tinggi.
    b.Penambahan atau perubahan komputer sangat mudah dan tidak menganggu bagian jaringan lain, yaitu dengan cara menarik kabel menuju hub.
    c.Kontrol terpusat sehingga mudah dalam pengelolaan jaringan.
    d.Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
    e.Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus

    Kelemahan menggunakan topologi star yaitu: a.Boros kabel
    b.Perlu penanganan khusus
    c.Jika Hub Rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.

    2. Topologi Bus
                Topologi Bus adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator.
    Keunggulan Topologi BusKeunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
    Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

    Kerugian topologi bus:
    - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
    - Kepadatan lalu lintas.
    - Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
    - Diperlukan repeater untuk jarak jauh
  3. Jaringan sangat perlu dilakukan perawatan. Perawatan harus dilakukan secara berkala dan dilakukan pengecekan setiap minggu serta pada saat terjadi gangguan. Perawatan perlu untuk mendapatkan kinerja jaringan yang optimal dan selalu dalam kondisi yang normal. Bagian yang memerlukan perawatan adalah seluruh komponen jaringan baik secara hardware maupun secara software
     
  4. Kesamaan antara HUB, Repeater, Bridge dan Router dalam jaringan adalah sebagai penghubung antar komputer agar dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Perbedaan antara HUB, Repeater, Bridge dan Router dalam jaringan adalah:
    - Hub adalah sebagai pembagi sinyal data dari Kartu Jaringan (Network Interface card) dan sekaligus untuk penguat sinyal dalam satu jaringan.
    -Repeater adalah penguat sinyal. Sinyal yang diterima dari segmen jaringan satu ke segmen jaringan yang lain yang diharapkan sinyal yang diterima akan sama kuatnya dengan sinyal yang dipancarkan. Dengan pemasangan repeater ini diharapkan dapat memperluas dua buah jaringan komputer.
    -Bridge digunakan untuk menghubungkan dua buah LAN dan mengirim atau menungkin paket data dari satu LAN ke LAN yang lain. Sebuah bridge menyediakan sambungan antar dua tipe LAN yang sama. Dengan pemasangan bridge dapat memperluas jaringan LAN, sehingga semua segmen yang saling berhubungan satu sama lainnya menjadi bagian dari LAN yang lebih besar
    - Router memiliki kemampuan untuk melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang memungkinkan banyak jalur diantara keduanya. Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah LAN sehinga trafik yang dibangkitkan oleh suatu LAN dapat terisolasi dengan baik dari trafik yang dibangkitkan LAN lain
     
  5. Protokol IPX ( Internetwork Packet Exchange ) adalah Protokol Komunikasi tanpa koneksi, IPX digunakan untuk pemetaan paket – paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork.
    Protokol TCP/IP ( Transmission Control Protocol / Internet Protocol ) adalah Standar komunikasi data yang yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar – menukar data dari komputer satu ke komputer lainnya di dalam jaringan internet.
  6. a. Jaringan Peer to Peer : suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.
    Keuntungan : Desentralisasi jaringan P2P memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan dengan jaringan klien-server tradisional. Jaringan P2P menyeimbangkan diri secara terus menerus tanpa menambah waktu pencarian alamat panggilan dan tanpa harus menggunakan suatu sumber-sumber terpusat. Mereka memanfaatkan mesin –mesin perangkat yang digunakan pengguna-akhir (end users) karena sumber-sumber ini selalu berjalan ke arah proporsi tujuan jaringan. Setiap penambahan ujung baru pada jaringan menambah potensi lebih pemrosesan yang lebih kuat dan bandwith yang lebih besar untuk jaringan tersebut. Ditambah lagi, karena sumber-sumbernya terdesentralisasi, generasi kedua (2G) dari jaringan P2P telah berhasil secara virtual mengeliminasi seluruh biaya yang berhubungan dengan infrastruktur terpusat yang besar.
    b. Jaringan client to Server : sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.
      Keuntungan : Memberikan keamanan yang lebih baik, Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya disentralkan, dan Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral
  7. Penanganan Pengisolasian kerusakan pada Jaringan dengan topologi BUS dilakukandengan st
    ep-by-step, maksudnya dilakukan pengecekan satu persatu karena jaringandengan topologi Bus lebih rumit karena apabila tejadi jaringan yang down kita tidak dapat langsung mengetahui letak kerusakan jadi perlu dilakukan pengecekan satupersatu untuk menemukan sumber permasalahan tersebut Pengaruh jaringan apabilaterjadi kerusakan atau pemasalahan seluruh jaringan akan lumpuh total atau tidak dapat berfungsi sama sekali
  8. Penanganan Pengisolasian kerusakan pada Jaringan dengan topologi STAR lebihmudah karena apabila terjadi kerusakan pada salah satu komputer
    Workstation maka hanya jaringan pada computer tersebut yang bermasalah sehingga pengisolasian lebihmudah dan penanganan perbaikan jaringan juga lebih cepat. Isolasi kerusakanterhadap system jaringandenga topologi star adalah tidak berpengaruh, karena seluruhkomputer tersambung secara paralel. Sehingga apabila terjadi kerusakan pada salahsatu komputer maka hanya komputer tersebut yang bermasalah sedangkan komputer lainnya tetap dapat berfungsi.
  9. Lebih mudah pengisolasian menggunakan topologi star karena:
    a.Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer maka tidak akanmempengaruhi komputer yang lainnya.
    b.Pengisolasian dan perbaikan jaringan lebih akan memakan waktu yang lebihcepat.
    c.Tidak mengecek seluruh jaringan jika terjadi kerusakan karena kerusakansalah satu computer tidak menggangu atau mempengaruhi komputer yang lainnya.
  10. a. Penginstallan driver kartu jaringan dengan sempurna, karena kartu tersebut mengkomunikasikan kartu jaringan dengan komputer. Apabila penginstallan tidak sempurna maka komputer tidak akan mengenal kartu jaringan tersebut sehingga kartu jaringan tidak dapat digunakan.
    b. Konfigurasi kartu jaringan, karena setting kartu jaringan mengkomunikasikan komputer dengan jaringan yang telah ada.
    c. IP Address dan Subnet mask adalah alamat komputer, karena apabila mengisi alamat tersebut dengan asal maka tidak dapat masuk dalam sistem jaringan, maka perlu mengetahui nomor IP dan Subnet mask yang digunakan dalam jaringan untuk dapat bergabung dalam jaringan tersebut.

Komentar

Postingan Populer